Tekno DriveInfinix Indonesia kembali membuat gebrakan di segmen perangkat terjangkau dengan meluncurkan tablet terbarunya, Infinix XPAD 20 Pro. Diposisikan sebagai versi yang lebih komplit dari pendahulunya, tablet ini datang dengan proposisi nilai yang sangat kuat: layar super lega 12 inci, konektivitas 4G LTE, dan serangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) yang lengkap, semuanya dikemas dengan harga perdana di bawah Rp3 jutaan.

Peluncuran ini menegaskan strategi Infinix untuk mendominasi pasar anak muda yang membutuhkan satu perangkat serbaguna. Menurut Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, XPAD 20 Pro dirancang secara multifungsi. “Semua dirancang untuk generasi muda hybrid yang ingin menyeimbangkan produktivitas dan gaming, serta hiburan secara seamless dan bebas worry,” jelasnya.

Untuk mendukung visi tersebut, Infinix membenamkan spesifikasi yang biasanya ditemukan pada tablet dengan harga lebih tinggi. Fondasi utamanya adalah layar IPS seluas 12 inci dengan resolusi tajam 2K dan refresh rate 90Hz. Ukuran layar yang lega ini memberikan ruang kerja yang lebih nyaman untuk multitasking, sementara refresh rate yang tinggi memastikan pengalaman scrolling dan bermain gim terasa lebih mulus. Untuk kenyamanan mata, layar ini juga telah mengantongi sertifikasi TUV Rheinland. Pengalaman hiburan disempurnakan oleh kehadiran empat speaker stereo dengan dukungan DTS Audio.

Di sektor performa, Infinix XPAD 20 Pro ditenagai oleh chipset Helio G100 Ultimate dari MediaTek, yang dipadukan dengan RAM 8GB yang dapat diperluas secara virtual. Salah satu keunggulan utama dari chipset ini adalah dukungan konektivitas 4G LTE, sebuah fitur krusial yang menjadi pembeda utama di kelasnya. Fitur ini membebaskan pengguna dari ketergantungan pada jaringan Wi-Fi, memungkinkan mereka untuk tetap produktif dan terhubung di mana saja. Seluruh aktivitas ini ditopang oleh baterai berkapasitas 8.000 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh.

Namun, kekuatan sesungguhnya dari XPAD 20 Pro terletak pada ekosistem perangkat lunak dan AI-nya. Tablet ini dipersenjatai dengan asisten suara Folax yang mampu menjawab pertanyaan kompleks hingga mengubah gambar menjadi dokumen. Fitur AI Screen Recognition dapat mengekstrak teks dari layar, sementara fitur transkripsi mampu mengubah rekaman suara menjadi teks lengkap dengan ringkasannya. Kemampuan AI Translation juga sangat komprehensif, mampu menerjemahkan input dari suara, teks, gambar, hingga file dokumen.

Lebih jauh, Infinix juga menyematkan fitur AIGC (AI-Generated Content) yang memungkinkan pengguna membuat gambar baru dari perintah teks dalam hitungan detik, sebuah fitur kreatif yang sedang tren. Semua kecerdasan ini terintegrasi dalam ekosistem Infinix yang memungkinkan koneksi mulus dengan smartphone Infinix lainnya. Pengguna dapat mengakses layar ponsel, mentransfer file, hingga menyalin clipboard antar perangkat tanpa memerlukan kabel.

Semua fitur canggih ini dikemas dalam bodi yang relatif ramping dengan ketebalan 6,58mm. Untuk harga, Infinix XPAD 20 Pro dibanderol sangat agresif. Varian 128GB dijual dengan harga promo Rp2,6 jutaan, sementara varian 256GB ditawarkan seharga Rp2,8 jutaan. Namun, perlu dicatat bahwa aksesori penunjang produktivitas seperti stylus X Pencil dan Keyboard Case dijual secara terpisah.

Kehadiran Infinix XPAD 20 Pro ini menjadi sebuah hal penting, khususnya bagi Anda para pelajar, mahasiswa, atau pekerja muda yang mencari perangkat “sapu jagat” dengan anggaran terbatas. Kombinasi unik antara layar 12 inci 90Hz, konektivitas 4G LTE, dan rangkaian fitur AI yang kaya di segmen harga di bawah Rp3 juta adalah sebuah tawaran yang sangat sulit untuk ditandingi saat ini. Ini menetapkan standar baru untuk tablet terjangkau, membuktikan bahwa fitur-fitur premium tidak lagi eksklusif untuk perangkat mahal, meskipun Anda perlu mempertimbangkan biaya tambahan untuk aksesori jika ingin memaksimalkannya sebagai perangkat kerja.